Perbanyaklah
istighfarmu sobat !!
Why ??
Ada kisah nih, aktual,
fakta dan terpercaya..
Kisah tentang seorang
ulama yang terkenal lagi beken –sama aja
ya terkenal and beken,hehe-
Imam Ahmad bin Hambal namanya,
beliau punya pengalaman menarik lagi unik. Suatu ketika beliau sedang dalam
perjalan dan beliau kemalaman. Mengetuk pintu masjid untuk menginap. Tapi Sang Takmir
tidak mengizinkan. Beliau membujuk, tetapi sang takmir tetap saja mengusir.
Imam Ahmad berkata, “aku akan tidur tepat diatas tempat pijakan telapak kakiku."
Dan Imam Ahmad benar-benar tidur diatas pijakan telapak kakinya. Tapi Sang Takmir
tetap saja mengusir. –huuhh..engga tau apa ya yang diusir itu seorang Imam !!-
Sebagai ulama sepuh
yang low profile, karakter ketakwaan dan kesholehan begitu erat dalam dirinya –yeay,mantap-.
Hal ini mengundang simpati seorang
tukang roti, dia merasa kasihan dan menawarkan agar beliau menginap di
rumahnya. –yeeyyy…rejeki anak sholeh,hehe-
Imam Ahmad pun dijamu
sebagai tamu.
Naahhh…ada yang
menarik nih, di saat sang pembuat roti mengaduk-aduk adonan. Sembari
ngaduk-aduk adonan tukang roti itu banyak melantunkan istighfar. Istighfar, dan
terus beristighfar. Imam Ahmad mendengar. Merasakan kekaguman yang amat besar.
Hingga malam berlalu sampai terbit fajar.
Kukuruyyuuukkk… -eh,
diarab ada ayam jago engga ya ?hehe-
Shubuh pun tlah tiba… -eitss..shubuh
ya bukan libur tlah tiba,hehe-
Imam Ahmad menyapa.
Bertanya perihal istighfar yang dibaca oleh tuan rumah, sang pembuat roti.
“Mengapa sepanjang
malam, selama membuat adonan engkau senantiasa beristighfar ?” tanya Imam
Ahmad. “Apakah engkau menemukan hasil dari istighfarmu itu ?”
“Benar. Demi Allah,
setiap kali berdoa selalu dikabulkan, jawabnya, “kecuali satu doa yang belum
dikabulkan.” Imam Ahmad pun bertanya penuh penasaran, “Doa apakah yang belum
dikabulkan itu ?”
Pembuat roti
mengatakan, “Doa supaya bisa melihat Imam Ahmad bin Hambal.”
-Wah,
rupanya sang pembuat roti engga tahu wajah Imam Ahmad, yaa..di maklum sih karna
dulu kan belum ada tivi-
Lalu Imam Ahmad pun
berseru, “Akulah Ahmad bin Hambal. Demi Allah, aku benar-benar ditarik supaya
kesini untukmu.”
Masya Allah..bertemu dengan seorang yang dirindu lewat istighfar..
Nahh…buat kamu-kamu
yang lagi rindu juga nihhh..
Rindu pengen ketemu jodoh dunia akhirat yang sampe sekarang engga tahu siapa dan dimana keberadaannya, perbanyak deh istighfar mulai
sekarang, sapah tau kisahnya kaya di atas atau mungkin lebih unik dan menarik sehingga bisa dijadikan pemantik untuk bersegera dan menyegerakan.hehehe…
Yuks..istighfar..
Astaghfirullaah
robbal baraayaa..Astaghfirullaah minal khathaayaa..






0 komentar:
Posting Komentar