Sabtu, 15 Juni 2013

BUAT MEREK DIRIMU !!

Standard

Saudaraku, engkau akan dikenal dengan karyamu. Engkau dikenang dengan prestasi gemilangmu. Engkau akan memiliki amal jariyah dengan rintisan amal jariyah yang kau tunjukkan. (Solikhin Abu Izzudin, Deadline your life hal 198)

Kadang kita itu gak sadar karena memang tidak tau kalo alat-alat bedah modern saat ini sebenarnya warisan sejarah dari Az-Zahrawi, ahli bedah Muslim abad 10 H. Dia telah menciptkan 200 alat bedah yg digunakan di zaman sekarang.

Di abad ke-13, seorang Dokter Muslim, Ibnu Nafis telah menjabarkan sirkulasi darah, 300 tahun sblm William Harvey menemukannya.

Ibnul Haithmam adalah orang pertama yang mengubah ilmu fisika dari kegiatan filosofis menjadi aktivitas eksperimental.

Ingat Mushaf, ingat Ustman bin Affan. Karena di masa kekhalifahannyalah ayat qur’an yang berserakan dikumpulkan, ketika para syuhada dan mujahid yang hafal qur’an berguguran dimedan perang Yamamah.

Ingat Tafsir, ingat Ibnu Abbas, kecil-kecil udah jadi ahli tafsir. Sebab dari kecil ia selalu mendampingi Rasulullah sehingga semua makna dan penafsiran Al Qur’an ada padanya.

Ingat Hadits, ingat Abu Hurairah. Sebab dialah orang yg mengambil spesialis hadits, saat orang-orang disibukkan degan Al Qur’an. Karena merasa ketertinggalan dalam kafilah Qur’an, maka dia lebih mengkhususkan diri mengumpulkan hadits-hadits Nabi.

Ingat Hadits Shahih, ingat Imam Bukhari. Sejarah menuliskan kiprahnya, beliau menempuh jalan yang panjang dan melelahkan untuk menyeleksi satu demi satu dari ribuan bahkan jutaan hadits untuk memilah dan memilih menjadikan yang shahih saja didalam kitab. Mandi, berwudhu, dan sholat istikharah 2 rakaat diawali untuk menetapkan satu hadits dalam kitab Shahih Bukhari.

Banyak prestasi yg bisa kita pelajari dari orang-orang terdahulu. Imam Syafe’i dikenal sebagai peletak dasar Ushul Fiqh. Imam Ahmad dikenal Musnad-nya dan keteguhan sikapnya. Imam Ibnu Taimiyah dikenal aqidah dan kegigihan jihadnya. Dan masih buanyak lagi Grandmaster-grandmaster ulama yg bisa kita simak.

Begitupun di Indonesia, kita bisa belajar dari Ust. Yusuf Mansyur tentang Konsep Shadaqah, Buya Hamka dengan Tafsir Al Azharnya, Bung Hatta dengan konsep ekonominya, Ahmad Riawan Amin dengan aplikasi ekonomi syariah dalam perbankan Islam, Pangeran Diponegoro dengan semangat jihadnya, Bung Tomo dengan lantunan takbirnya dan masih bnyk lagi. Silahkan kalian tambahkan sendiri.

Mereka semua bisa seperti itu karena mereka TAU POTENSI yang ada didalam dirinya. TAU POTENSI sama dengan TAU KELEBIHAN dan KEKURANGAN diri. Apa Potensimu sekarang ??

INGAT !
Kita akan dikenal dengan karya kita.
Kita dikenang dengan prestasi gemilang kita.

Jangan jadi orang yg Multitalenta. Ini mau, itu mau. Ujung-ujungnya mandek semua. Lihat orang-orang diatas tadi, mereka dikenang dan terkenang karena 1 hal, 1 potensi, 1 karya, dan 1 prestasi yang menyejarah. Karena Kita akan dikenal dengan karya kita, Kita dikenang dengan prestasi gemilang kita. Lihat logo diatas, dengan melihatnya saja kita sudah tahu bahwa itu merek produk air mineral.

Ayo, Cepat bergerak dan temukan POTENSI yg TERSEMBUNYI didalam DIRI untuk melejitkan PRESTASI. Sekali lagi, Kita akan dikenal dengan karya kita dan Kita dikenang dengan prestasi gemilang kita. Karena saya yakin, kita akan bisa menjadi Grandmaster dibidang kita masing-masing.
Temukan POTENSIMU dan BUAT MEREK DIRIMU !!

Resep dari Ust. Solikhin Abu Izzudin dan sedikit diberi bumbu penyedap oleh Teguh Budiarso :)

0 komentar:

Posting Komentar