“Jangan katakan kepada Allah kalau kita punya masalah yang
besar, tapi katakan kepada masalah kalau kita punya Allah Yang Maha Besar”
Kutipan diatas saya copas dari sebuah SMS yang dikirimkan oleh
teman seperjuangan. Selesai membaca SMS itu saya pun tersenyum dan
mem-forward-nya kebeberapa teman, bahkan sempat saya jadikan status di
Facebook. Tujuan saya menjadinkannya status adalah agar para ‘galauers” itu
ingat bahwa seberat apapun masalahnya kita masih punya Allah.
Jujur, saya merasa sangat miris ketika membaca status teman-teman
saya di Facebook. Karena terkadang atau bahkan terlampau sering mereka membuat
status yang isinya keluh kesah, sumpah serapah, atau cacian atas apa yang
sedang mereka rasakan. Saya akui, saya pun pernah melakukannya yaitu membuat
status yang berisi keluh kesah terhadap masalah yang sedang saya hadapi.
Allah swt. berfirman,
"Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi
kikir." (QS. Al Ma`aarij:19)
Yah..sifat manusia itu memang suka berkeluh kesah, tetapi sering
kali keluh kesah itu ditempatkan bukan pada tempatnya dan sering kali keluh
kesah itu berlebihan sehingga menyalahkan seseorang bahkan Allah pun
disalahkan. Astaghfirullah..
Semestinya, hal pertama yang kita lakukan ketika masalah itu
datang menghampiri kita bukannya lari atau update status. Tetapi kita mesti
introspeksi, kita mesti berkaca atas apa yang sudah kita perbuat. Karena pada hakikatnya
masalah itu datang disebabkan oleh perbuatan dosa-dosa kita. Maka dari itu,
ketika masalah itu datang menghampiri mohon ampunlah kepada Allah atas
dosa-dosa yang telah kita perbuat.
Ketika masalah itu datang kita pun harus ingat. Karena bisa jadi
melalui masalah itu Allah mau membuat kita lebih dewasa dalam menghadapi hidup
ini. Ketika kita ditimpa musibah, berarti Allah ingin agar kita mendekat
kepadanya. Ketika kita ditimpa kesusahan, berarti Allah telah menyediakan untuk
kita kemudahan. Karena sesungguhnya dibalik permasalahan ada proses
pendewasaan, dibalik musibah ada hikmah, dibalik kesusahan ada kemudahan.
“Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada
kemudahan. Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.”(QS. al-Insyiroh: 5-6)
Ketika permasalahan datang menghampiri, jangan mengeluh di hadapan
sang pencipta, jangan memberontak akan keputusannya apalagi mengatakan bahwa
Allah tidak adil. Namun, mintalah agar kita diberi kesabaran serta ketegaran
dalam menghadapinya, diberikan solusi yang terbaik bagi kita, dan selalu
mengharap dia memberikan ganjaran pahala untuk kita.
Tanpa malam purnama takkan indah. Tanpa lapar nikmat makanan
takkan terasa. Tanpa dahaga sejuknya dingin air takkan memberi banyak makna.
Begitu juga kesuksesan atau kemudahan takkan banyak memberi arti tanpa
didahului rintangan masalah kesusahan.
Tak ada hidup tanpa masalah, karena masalah adalah sunnah-Nya.
Yang kita perlukan hanya kebijakan dalam menyikapinya. Jikalau masalah itu
hujan dan kesabaran itu matahari, maka kita membutuhkan keduanya untuk melihat
indahnya pelangi.
Masalah datang untuk kita hadapi, bukan untuk dicaci, dimaki, atau
bahkan ditinggal lari. Masalah adalah Tarbiyah yang Allah berikan supaya kita
bergairah dalam beribadah saat diri sudah mulai lelah untuk mengingat-Nya.
Tanpa masalah kita takkan pernah dewasa. Tanpa masalah kita takkan menjadi
orang yang luar biasa.
”Jalan yang lurus dan mulus takkan pernah menghasilkan pengemudi
yang hebat. Laut yang tenang takkan pernah menghasilkan pelaut yang tangguh.
Langit yang cerah takkan pernah menghasilkan pilot yang handal.”
Di saat kita mencari solusi dalam suatu masalah, di saat itulah
sebuah proses pendewasaan hidup akan dimulai. maka, berbahagialah mereka yang
memiliki masalah dan mampu mengatasi masalah tersebut dengan kesabaran, serta
menjadikan Allah sebagai sandaran.
“Semakin gelap dan pekatnya malam berarti tanda fajar kan tiba. Semakin sulitnya sebuah permasalahan berarti tanda solusi kan ditampakkan.”
Penulis: Teguh Budiarso
Tulisan ini dilahirkan dari permasalahan yang sedang dihadapi dan
didukung dari beberapa referensi, semoga bisa menginspirasi.. :)






Subhanallah...
BalasHapussemoga bisa ana terapkan dalam hidup ana, Aamiin :D
Aamiin..
Hapusterima kasih atas kunjungannya, semoga bisa bermanfaat dan lebih semangat.:)
mantaplah
BalasHapusterima kasih kang deny,
Hapussemoga bisa bermanfaat dan lebih semangat.:)