Senin, 03 Juni 2013

Masalah Itu Tarbiyah Dari Allah

Standard


“Jangan katakan kepada Allah kalau kita punya masalah yang besar, tapi katakan kepada masalah kalau kita punya Allah Yang Maha Besar”

Kutipan diatas saya copas dari sebuah SMS yang dikirimkan oleh teman seperjuangan. Selesai membaca SMS itu saya pun tersenyum dan mem-forward-nya kebeberapa teman, bahkan sempat saya jadikan status di Facebook. Tujuan saya menjadinkannya status adalah agar para ‘galauers” itu ingat bahwa seberat apapun masalahnya kita masih punya Allah.

Jujur, saya merasa sangat miris ketika membaca status teman-teman saya di Facebook. Karena terkadang atau bahkan terlampau sering mereka membuat status yang isinya keluh kesah, sumpah serapah, atau cacian atas apa yang sedang mereka rasakan. Saya akui, saya pun pernah melakukannya yaitu membuat status yang berisi keluh kesah terhadap masalah yang sedang saya hadapi.

Allah swt. berfirman,
"Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir." (QS. Al Ma`aarij:19)

Yah..sifat manusia itu memang suka berkeluh kesah, tetapi sering kali keluh kesah itu ditempatkan bukan pada tempatnya dan sering kali keluh kesah itu berlebihan sehingga menyalahkan seseorang bahkan Allah pun disalahkan. Astaghfirullah..

Semestinya, hal pertama yang kita lakukan ketika masalah itu datang menghampiri kita bukannya lari atau update status. Tetapi kita mesti introspeksi, kita mesti berkaca atas apa yang sudah kita perbuat. Karena pada hakikatnya masalah itu datang disebabkan oleh perbuatan dosa-dosa kita. Maka dari itu, ketika masalah itu datang menghampiri mohon ampunlah kepada Allah atas dosa-dosa yang telah kita perbuat.

Ketika masalah itu datang kita pun harus ingat. Karena bisa jadi melalui masalah itu Allah mau membuat kita lebih dewasa dalam menghadapi hidup ini. Ketika kita ditimpa musibah, berarti Allah ingin agar kita mendekat kepadanya. Ketika kita ditimpa kesusahan, berarti Allah telah menyediakan untuk kita kemudahan. Karena sesungguhnya dibalik permasalahan ada proses pendewasaan, dibalik musibah ada hikmah, dibalik kesusahan ada kemudahan.

“Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.”(QS. al-Insyiroh: 5-6)

Ketika permasalahan datang menghampiri, jangan mengeluh di hadapan sang pencipta, jangan memberontak akan keputusannya apalagi mengatakan bahwa Allah tidak adil. Namun, mintalah agar kita diberi kesabaran serta ketegaran dalam menghadapinya, diberikan solusi yang terbaik bagi kita, dan selalu mengharap dia memberikan ganjaran pahala untuk kita.

Tanpa malam purnama takkan indah. Tanpa lapar nikmat makanan takkan terasa. Tanpa dahaga sejuknya dingin air takkan memberi banyak makna. Begitu juga kesuksesan atau kemudahan takkan banyak memberi arti tanpa didahului rintangan masalah kesusahan.

Tak ada hidup tanpa masalah, karena masalah adalah sunnah-Nya. Yang kita perlukan hanya kebijakan dalam menyikapinya. Jikalau masalah itu hujan dan kesabaran itu matahari, maka kita membutuhkan keduanya untuk melihat indahnya pelangi.

Masalah datang untuk kita hadapi, bukan untuk dicaci, dimaki, atau bahkan ditinggal lari. Masalah adalah Tarbiyah yang Allah berikan supaya kita bergairah dalam beribadah saat diri sudah mulai lelah untuk mengingat-Nya. Tanpa masalah kita takkan pernah dewasa. Tanpa masalah kita takkan menjadi orang yang luar biasa.

”Jalan yang lurus dan mulus takkan pernah menghasilkan pengemudi yang hebat. Laut yang tenang takkan pernah menghasilkan pelaut yang tangguh. Langit yang cerah takkan pernah menghasilkan pilot yang handal.”

Di saat kita mencari solusi dalam suatu masalah, di saat itulah sebuah proses pendewasaan hidup akan dimulai. maka, berbahagialah mereka yang memiliki masalah dan mampu mengatasi masalah tersebut dengan kesabaran, serta menjadikan Allah sebagai sandaran.

“Semakin gelap dan pekatnya malam berarti tanda fajar kan tiba. Semakin sulitnya sebuah permasalahan berarti tanda solusi kan ditampakkan.”

Penulis: Teguh Budiarso
Tulisan ini dilahirkan dari permasalahan yang sedang dihadapi dan didukung dari beberapa referensi, semoga bisa menginspirasi.. :)

4 komentar:

  1. Subhanallah...
    semoga bisa ana terapkan dalam hidup ana, Aamiin :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin..
      terima kasih atas kunjungannya, semoga bisa bermanfaat dan lebih semangat.:)

      Hapus
  2. Balasan
    1. terima kasih kang deny,
      semoga bisa bermanfaat dan lebih semangat.:)

      Hapus